kehilangan adalah sesuatu yang pasti dan akan terjadi. begitu juga kenangan yang adalah sesuatu yang abadi. nggak bisa dihapus apalagi diulang layaknya kaset di tape lusuh.
menemukanmu adalah keajaiban yang nyata. seperti doa seorang hamba yang mengalun lebut dan dikabulkan Tuhannya. layaknya penantian panjang yang menemukan terangnya. semua nampak indah.
balada cinta yang memabukkan jiwa sekaligus memacu otak bekerja lebih keras dari biasanya, segala macam pertanyaan berkecamuk dari segala penjuru : "apakah kita bisa bahagia ? aku dan kamu ?" ya, tentu saja. Tuhan kan penyayang umat-Nya. "tapi, Tuhan yang mana ?" Diam. "yang aku Puji setiap waktu atau Tuhan yang kau sembah 5 waktu setiap harinya ?" Hening Panjang. semua tidak jelas, semakin lama semakin samar dan berlalu hilang. semua harus berakhir, cukup.
semua bergerak, tanah yang berbeda setiap harinya, burung-burung sudah mulai membuat sarang untuk mengerami biakannya, tanggalpun berubah setiap harinya dan tidak ada kepastian didalamnya kecuali ketidakpastian itu sendiri. aku tertawa, terhenyak, sampai tangis! kamu masih disini (hati) dan masih mendiami tempat yang pasti (pikiran).
aku diam. diam dan menyadari bahwa kau semakin dekat. kau tiba di belakangku, kemudian disampingku, dan akhirnya telak kau didepanku dan menatap wajah peluku dengan pekat. tingkahmu masih sama, hanya keadaan yang berbeda dan sudah jauh bergerak.
pergi. aku mohon sekali lagi pergi! laipula kau sudah memulai balada baru dengan pemain yang lain. biarkan aku sendiri, mengejar sesuatu yang menjadi prioritasku dan sekali lagi bukan kamu. remuk, hancur, selesai. aku mohon!
(ungkapan hati yang tak akan pernah terealisasi secara nyata untukmu my first one. love you)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar